Berikutini adalah 5 penyanyi populer era 80-an (selain Rita Sugiarto), yaitu 1. Ebiet G Ade Penyanyi Ebiet G Ade (Foto: Ist) Pria kelahiran Banjanegara, Jawa Tengah, pada 21 April 1954 itu memiliki nama asli Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far. Ebiet sangat dikenal sebagai penyanyi dan penulis penulis lagu. KASET Penyanyi Pria Era 80 an, Purnama PL-1252 - HARVEY MALAIHOLO - DESEMBER KELABU (MUSIK A. RIYANTO) KASET, Penyanyi Pria Era 80 an, Purnama OBBIE MESSAKH - DISCO DANGDUT CHA CHA CHA HATI YANG LUKA Dangdut, GAJAHMADA RECORD, KASET, Penyanyi Pria Era 80 an MUS MULYADI - ABUNAWAS DIIRINGI BAND THE GREATEST (BOOTLEG) BAGIKAN Foto: Instagram @_ganef1982/Mengenang Rama Aiphama, Penyanyi Dinda Bestari Era 90-an. Jakarta -. Rama Aiphama penyanyi era 80-an, meninggal dunia hari ini Rabu (11/3/2020). Kepergian Rama diungkapkan oleh rekan sejawat sesama pedangdut Sam Alatas lewat WhatsApp. Sementara belum diketahui penyebab kematian penyanyi keturunan Arab ini. Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. - Posisi genre dangdut di blantika musik tanah air saat ini memang semakin bersinar. Terlihat dari banyaknya penyanyi dangdut pemula jebolan ajang pencarian bakat. Kompetisi tersebut sukses menelurkan para penyanyi dangdut baru yang berbakat. Meski banyak pedangdut baru bertalenta, namun posisi penyanyi dangdut senior telah memiliki tempat di hati pecinta musik dangdut tanah air. Begitu pula dengan para pedangdut era 80-an. Nama Elvy Sukaesih hingga H. Rhoma Irama merupakan nama yang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Baru-baru ini, pedangdut yang populer tahun 1980an tersebut mengadakan reuni lho. Diketahui para penyanyi top ini menghadiri acara halal bihalal yang digelar oleh Royalti Anugerah Indonesia. Baca Juga Elvy Sukaesih Bagikan Kabar Duka, Neneng Anjarwati Meninggal Dunia Lantas, seperti apa momen reuni pedangdut era 80-an ini? Yuk, kita intip keseruannya. 1. Acara Halal Bihalal Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihBaru-baru ini Royalti Anugerah Properti menggelar acara halal bihalal yang dihadiri oleh sederet penyanyi dangdut senior tanah air. Baca Juga Heboh Elvy Sukaesih Bawa Hewan Buas ke Panggung Acara TV Nasional! 2. Dua generasi Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihSalah satu pedangdut yang hadir dalam acara tersebut adalah Elvy Sukaesih dan Cici Paramida. Seperti inilah potret saat keduanya berpose bersama di depan kamera. 3. Artis era 70-an ikut hadir Baca Juga Profil Rhoma Irama, Raja Dangdut Diisukan Pernah Cinlok sama Elvy Sukaesih Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihMansyur S. juga turut hadir dalam acara reuni tersebut. Beginilah potret kebersamaan penyanyi dangdut era 70-an itu bersama rekan artisnya yang dijuluki 'Ratu Dangdut'. 4. Raja dan Ratu Dangdut Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihSiapa sih yang tak kenal dengan duo raja dan ratu dangdut ini? Yang pasti para pecinta musik dangdut bakal langsung merasakan nostalgia saat melihat foto ini. Baca Juga Viral Keluarga Elvy Sukaesih Nyanyi Lagu Ramadhan Subhanallah Suaranya! 5. Ajang reuni Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihTak ketinggalan, penyanyi senior yang populer di petengahan tahun 70an, Hamdan ATT juga ikut hadir. Meski harus duduk di kursi roda, namun pria kelahiran 1949 ini tampak bahagia dapat berkumpul bersama dengan rekan sesama pedangdut. 6. Masih Enerjik Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihMeski tak lagi muda, para penyanyi ini masih tetap enerjik. Lihat saja ekspresi bungah para tamu yang hadir di acara milik Royalti Anugerah Indonesia tersebut. 7. Gaya Elvy Sukaesih cetar abis Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihPenampilan nyentrik wanita yang akrab disapa Umi Elvy inipun Tak luput dari perhatian netizen. Penyanyi berusia 70 tahun tersebut tampil cantik dengan busana yang didominasi warna hitam dan putih. Awet muda ya! 8. Nyanyikan 'Menunggu' Momen Reuni Pedangdut Era 80-an Instagram/elvy_sukaesihBukan reuni pedangdut namanya jika tidak ada acara menyanyi di dalamnya. Turut menyumbang suara, H. Rhoma Irama nyanyikan salah satu lagu andalannya bersama soneta, Menunggu. Nah, itu dia beberapa momen reuni pedangdut 80-an yang bikin penggemar bernostalgia. Kontributor Nur Khasanah Meski di tahun 90 an saya masih kecil TK/SD, namun karena setiap hari sering mendengarkan lagu-lagu lawas yang diputar di lapak-lapak penjual kaset CD di pasar, saya pun jadi ikut familier dengan lagu-lagu lawas tersebut. Sehari-hari saya memang beraktivitas jualan di pasar, sehingga tanpa disadari saya pun jadi sedikit tahu penyanyi dari tembang-tembang lama tahun 80 hingga 90 an tersebut. Ternyata lagu-lagunya cukup enak didengar di telinga. Lagu-lagunya juga variatif dari yang sendu, merdu mendayu, ceria, hingga lagu bernuansa rock semuanya masih enak didengar sehingga lirik-liriknya yang cenderung puitis mudah membekas dalam ingatan. Sebenarnya ada banyak penyanyi wanita era 80 hingga 90 an dengan lagu-lagunya hitsnya, tapi dari yang sering saya dengar, berikut di antaranya 1. Ratih Purwasih Ratih Purwasih adalah Penyanyi pop era 80 an yang terkenal dengan lagu-lagu hitsnya. Merupakan adik dari penyanyi kondang Endang S. Taurina, karakter vokal Ratih lebih pas untuk genre pop manis ala pencipta lagu handal Obbie Mesakh yang memang lagi booming saat itu. Lagu “Yang.. hujan turun lagi..” menjadi hits besar yang langsung membawa nama Ratih menjadi penyanyi yang banyak disukai. Lagu andalan ciptaan Obbie ini pun langsung meluncur manis di pasaran, boleh jadi karena baris lirik awal yang catchy. Selain lagu ini, penyanyi kelahiran Cilegon, 1 April 1966 juga memiliki lagu hits-hits lain seperti Hatiku dan Hatimu, Kutunggu Engkau di Sini, dan lagu-lagu lainnya. 2. Christina Panjaitan Bernama lengkap Christine Natalina Panjaitan lahir 23 Desember 1960, penyanyi Indonesia berdarah Batak ini sempat terkenal di tahun 1980-an dan banyak digemari oleh fans seusianya hingga kini. Selain memiliki paras cantik, ia juga memiliki suara yang merdu. Nama Christine Panjaitan semakin melambung ketika menyanyikan lagu karya Rinto Harahap berjudul Katakan Sejujurnya. Lagu ini bahkan masih sering terdengar hingga saat ini. Selain menyanyi, alumnus Fakultas Sastra Tionghoa Universitas Indonesia tahun 1986 ini juga pernah mengajar di Universitas Padjadjaran Bandung selama dua tahun. Pada tahun 1998, ia kembali membuat album rekaman berjudul Aku Sayang Padamu. 3. Nia Daniaty Nia Daniaty lahir di Jakarta, 17 April 1964 adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia yang populer pada tahun 1980-an. Nia dikenal karena sering membawakan lagu ciptaan Rinto Harahap. Salah satu lagu Nia Daniati yang paling populer adalah Gelas-gelas Kaca, Burung pun ingat pulang, Kaulah segalanya, dan sebagainya. Nia juga pernah menyanyikan beberapa lagu pop Sunda yang juga cukup banyak peminatnya. Selain menyanyi, Nia juga terjun ke dunia akting. Beberapa judul film dan sinetron pernah dibintanginya. Bahkan pada tahun 1980, Nia pernah dinominasikan sebagai Aktris Terbaik dalam ajang FFI untuk perannya dalam film Antara Dia dan Aku. 4. Iis Sugianto Kuspuji Istiningdiah Sugianto atau kerab disapa Iis Sugianto Jakarta, 17 November 1961 adalah penyanyi era 80 an yang terkenal dengan lagu-lagu bernuansa melankolis karya musisi beken Rinto Harahap. Dimulai album Jangan Sakiti Hatinya sampai ke album-album berikutnya, nama Iis Sugianto langsung melejit dan mendapat tempat di hati para penggemarnya. Iis Sugianto adalah trade mark penyanyi wanita untuk lagu-lagu manis pada tahun 1980-an. Ini bisa dilihat dari produktivitas albumnya dan larisnya penjualan albumnya yang konon rata-rata di atas 1 juta copy. Selain lagu Jangan Sakiti Hatinya, Lagu-lagunya yang juga cukup populer di antaranya Kabar-kabar Burung, Aku pun ingin Cinta, dan sebagainya. 5. Iis Sugiarti Bernama hampir sama dengan penyanyi sebelumnya, Iis Sugiarti lahir di Kampung Simpar, 14 Agustus 1965 adalah penyanyi Indonesia yang juga cukup populer di zamannya. Lagu-lagunya begitu melankonis dan enak didengar. Iis Sugiarti muncul dengan album pertamanya Disini Aku Menanti, sebuah lagu yang merupakan jawaban dari lagu hits milik Obbie Messakh berjudul Kau Dan Aku Satu. Di era itu, sebuah lagu jawaban berarti adalah lagu sama dengan lirik yang berbeda. Iis sukses menjadikan lagu ini menjadi hits besar dan sekaligus mengangkat namanya menjadi penyanyi di genre pop melankolis yang cukup eksis. Lagu-lagu lainnya yang cukup populer yaitu pulangkan saja, puas di hatimu sakit di hatiku, melodi memori, dan lain sebagainya. 6. Betharia Sonata Sri Betharia Sonatha lahir di Bandung, 14 Desember 1962 adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia. Lagu hitsnya yang terkenal pada era 90 an di antaranya yaitu "Hati Yang Luka". Lagu tersebut mengantarkannya meraih Golden Kaset HDX untuk album Hati Yang Luka. Lagu-lagu hits lain dari Betharia Sonata di antaranya yaitu Aku ingin Cinta yang Nyata, Hati seorang Wanita, Tak Mungkin Lagi dan lainnya. Selain sebagai penyanyi, Betharia Sonata juga pernah bermain dalam film "Kamus Cinta Sang Primadona" dan "Biarkan aku cemburu". Setelah bercerai dengan aktor Willy Dozan, Betha juga ikut membintangi FTV "Pak De" 2007 bersama Didi Petet. 7. Nike Ardilla Siapa yang tidak mengenal nama penyanyi satu ini. Meski telah berpulang ke haribaan Sang Kuasa, lagu-lagunya masih sering diputar di berbagai media. Penyanyi, model, sekaligus artis dengan nama asli Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi ini lahir di Bandung, 27 Desember 1975. Tahun 1990 adalah awal dominasi Nike Ardilla di dunia hiburan sehubungan dengan suksesnya secara komersial album Bintang Kehidupan, yang terjual unit. Hampir semua lagu-lagu Nike Ardilla dalam setiap albumnya menjadi hits dan laris manis di pasaran, seperti Aku Takkan Bersuara, Duri Terlindung, dan lagu-lagu lainnya. Namun sayang saat berada di puncak karirnya, ia meninggal dunia pada tanggal 19 Maret 1995 karena kecelakaan mobil. 8. Poppy Mercury Sama halnya dengan Nike Ardilla, penyanyi pemilik nama asli Poppy Yusfida ini juga meninggal di usianya yang masih sangat muda, 21 tahun. Poppy Mercury lahir di Bandung pada tahun 1973. Meski hanya sebentar menghiasi industri musik tanah air, sejumlah lagu hits andalannya seperti 'Surat Undangan', 'Antara Jakarta dan Penang', serta 'Hati Siapa Tak Luka' mampu membawa namanya bersinar dan melambung tinggi di dunia musik tanah air saat itu. Nama Poppy Mercury pun semakin dikenal publik. Tapi sayang, saat ia berada di puncak karirnya, ia menghembuskan nafas terakhirnya karena penyakit yang dideritanya. 9. Nicky Astria Nicky Nastitie Karya Dewi atau lebih dikenal dengan nama Nicky Astria lahir di Bandung, 18 Oktober 1967 adalah seorang penyanyi rock berkebangsaan Indonesia. Nicky Astria merupakan penyanyi unik dengan vokal range hingga 4 oktaf dengan jenis suara Power Soprano. Nicky Astria juga pernah menjadi pemenang ajang Anugerah Musik Indonesia atau AMI Awards 2000 sebagai Penyanyi Rock Terbaik. Beberapa tembang lagu yang melambungkan namanya sebagai legenda musik rock Indonesia di antaranya yaitu Tangan-tangan Setan, Jarum Neraka, Mengapa, Bias Sinar, Misteri Cinta, Kau, dan lainnya. 10. Anie Carera Lahir dengan nama Tri Nuryani di Madiun, Jawa Timur, pada 1 Juni1969, Anie Carera juga biasa ditulis Annie Carera adalah seorang penyanyi pop Indonesia yang terkenal pada dekade '90-an. Pada tahun 1996, Anie Carera meluncurkan album "Cintaku Tak Terbatas Waktu" yang merupakan "The Biggest Album of Anie Carera". Album tersebut terjual lebih dari 1 juta keping di Indonesia dan Malaysia, serta menjadi Anie Carera Signature Song sampai saat ini. Lagu tersebut menjadi Top Air Play di radio-radio nasional sampai akhir dekade '90-an dan telah dibuat berbagai macam versi serta arransemen ulang. Lagu-lagu lainnya yang juga hits di antaranya Aku Benci, Terperangkap dalam Duka Cintaku Takkan Berubah, dan lain sebagainya. 11. Mayangsari Mayangsari, atau pemilik nama lengkap Agustina Mayangsari adalah penyanyi pop berkebangsaan Indonesia kelahiran Purwokerto, 23 Agustus 1971. Bakatnya sebagai penyanyi sudah diturunkan dari kedua orang tuanya, sang ayah berprofesi sebagai dalang, sedangkan ibunya seorang sinden. Namanya semakin melambung saat merilis album kedunya bertajuk Selamat Malam Cinta. Selama medio 1990-an, Mayangsari termasuk aktif meluncurkan album-album segar. Beberapa albumnya yang lain yakni Biarkan Saja 1994, Rasa Cintaku 1995, Beri Kesempatan 1996, Harus Malam Ini 1997, dan Kusalah Menilai 1999. Beberapa lagunya yang cukup populer di antaranya Tiada lagi, Kusalah Menilai, Harus Malam ini, dan lagu-lagu lainnya. 12. Inke Christie Rinni Chries Hartono atau yang lebih dikenal sebagai Inka Christie lahir di Bandung, 20 Januari 1975 adalah penyanyi rock berkebangsaan Indonesia seangkatan dengan Nike Ardilla, Poppy Mercury dan lainnya. Pada awalnya, ia sering kali ikut mengisi acara bersama penyanyi senior Tetty Kadi karena pada saat itu rumahnya Tetty Kadi di Jalan Sumbawa 27 menjadi tempat berkumpulnya penyanyi dan musisi Bandung. Setelah masuk dapur rekaman, namanya mulai dikenal setelah mengeluarkan single Cinta Kita bersama Amy Search pada tahun 1991 dan album Gambaran Cinta pada tahun 1992. Duetnya inilah yang semakin melejitkan namanya bahkan tak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di negeri jiran Malaysia. Itulah di antara beberapa penyanyi wanita era 80 hingga 90 an dengan lagu-lagu hitsnya yang masih sering terdengar hingga saat ini. Semoga bermanfaat. Sumber wikipedia, dll. Jakarta Tahun 80-an menjadi era emas untuk perkembangan musik pop Tanah Air. Kala itu, penyanyi pop wanita maupun pria memiliki banyak penggemar. Hal itu menandakan bahwa karya musik pop pada era itu diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. 6 Potret Lawas Raffi Ahmad di Awal Karier, Parasnya Disebut Mirip Dimas Ahmad 6 Potret Lawas Raul Lemos Suami Krisdayanti, Gayanya Curi Perhatian 5 Potret Lawas Masa Muda Susi Pudjiastuti, Bikin Pangling Bagi generasi 80-an tentu rindu akan tembang kenangan yang selalu setia menemani ruang dengar semasa dulu. Untuk bernostalia, lagu tersebut bahkan masih kerap diputar di radio atau diputar sendiri melalui kaset CD dan YouTube. Lagunya yang enak didengar tak lepas dari suara emas sang penyanyi. Sejumlah penyanyi jadul dan musisi legendaris era 80-an yang cukup terkenal pada masa dulu hingga sekarang bak tak lekang oleh waktu. Mereka selalu diingat baik lagu maupun sosoknya, membuat para pendengar musik auto flashback ke zaman itu. Meski tak lagi eksis di panggung hiburan, para penyanyi era 80-an yang sudah tak muda lagi itu tetap membuat para penggemar takjub dengan paras mereka yang tetap bugar dan awet muda. Penasaran siapa saja mereka dan bagaimana penampilannya sekarang? Awet muda hingga sekarang, berikut potret dulu vs kini 6 penyanyi pop pria era 80-an yang dirangkum dari berbagai sumber pada Selasa 5/10/2021.1. Tommy J Pisa memiliki suara khas dan lagunya yang sentimental. Lagu 'Di batas Kota ini' dan 'Biarkan Aku Menangis' populer pada era 1983 hingga 1992. Penyanyi asal Palembang ini kini tampil awet J Pisa. Instagram/tommyjpisa_2. Obbie Messakh populer tahun 80-an lewat lagunya yang berjudul Melody Memory. Tahun lalu, pria kelahiran tahun 1958 ini mengeluarkan single baru berjudul DiRumahSaja sebagai bentuk penyemangat atas kondisi saat Messakh. YouTube/Instagram/obbiemessakh3. Ebiet G Ade, musisi legendaris yang telah menciptakan banyak karya ini mewariskan bakat bermusiknya kepada anak-anaknya. Meski tak lagi muda, kharisma pria berusia 67 tahun ini masih G Ade. YouTube/Instagram/ebiet_g_ade4. Adi Bing Slamet telah aktif bermusik sejak usianya masih belia dengan lagu duet bersama Iyut Bing Slamet dan Chicha Koeswoyo, setelah itu namanya pun melejit dan ia pun terjun ke dunia Bing Slamet. Instagram/iyutbslamet/ Rano Karno, pemeran Si Doel ini selain jago akting, ia juga menjajal dunia tarik suara. Masih eksis di dunia hiburan, pria berusia 61 tahun ini tengah sibuk di dunia Karno. YouTube/Instagram/ Jamal Mirdad, sama seperti Rano Karno, ayah Nana Mirdad ini juga terjun ke dunia politik. Bakat menyanyinya ditemukan oleh pencipta lagu A. Riyanto pada tahun Mirdad. Instagram/ Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

penyanyi dangdut pria era 80 an